Info

Cara Menjalankan Ibadah Umroh Bersama Anak

Cara Menjalankan Ibadah Umroh Bersama Anak

Menjalankan ibadah umroh berserta anak memberikan pengalaman dan tantangan tersendiri bagi para orang tua. Tak sedikit dari mereka yang berpendapat belum saatnya mengajak anak-anak yang masih belum baligh untuk ikut berangkat umroh karena berbagai alasan. Salah satunya, takut tidak fokus ibadah karena anak cenderung merepotkan. Akan tetapi hal tersebut bisa diatasi dengan persiapan serta tekad yang matang.

Untuk menghindari segala kendala yang bisa menggangu selama pelaksanaan ibadah, berikut InfoHaji.co.id akan memberikan beberapa tips menjalankan ibadah umroh bersama anak yang insya allah bisa menunjang kelancaran ibadah Anda.

Pertama, pilihlah waktu yang tepat untuk melakukan perjalanan ibadah umroh dengan anak

Kondisi cuaca Arab Saudi yang sangat ekstrim akan mempengaruhi kondisi fisik kita, terutama anak-anak. Untuk itu, para orang tua bisa lebih memperhatikan dan memilih dengan cermat jadwal pelaksanaan ibadah umroh.

Masa liburan sekolah yang berlangsung pada bulan Desember atau Januari adalah waktu yang tepat untuk Anda mengajak serta anak-anak guna melaksanakan ibadah umroh di Tanah Suci. Karena cuaca pada bulan tersebut relatif lebih sejuk dan merupakan awal musim dingin di Arab Saudi.

Sebaiknya hindari keberangkatan ibadah umroh pada awal bulan Juni atau Juli, karena pada saat itu di Arab Saudi sedang berlangsung musim panas. Kondisi cuaca seperti ini akan membuat kita menjadi mudah lelah dan ingin sering-sering minum minuman dingin sehingga membuat daya tahan tubuh kita menurun. Disaat-saat seperti inilah penyakit bisa dengan mudah menghinggapi tubuh kita.

Akan tetapi hal tersebut bisa dihindari dengan cara  mengatur ritme kegiatan dan mengikuti kondisi tubuh kita dan anak. Makanlah dengan teratur dan hindari minuman dingin. Air zam zam, yoghurt dan madu bisa sangat membantu mempertahankan stamina tubuh. Serta jangan lupa untuk banyak-banyak lah berdoa kepada Allah SWT agar ibadah yang dijalankan berjalan lancar tanpa kendala apapun.

Kedua, menyiapakan persyaratan dan kelengkapan dokumen ibadah umroh

Seperti halnya orang dewasa, anak-anak pun harus mempunyai paspor saat akan melaksanakan ibadah di Tanah Suci. Prosedur dalam pembuatannya pun sangat mudah, hampir serupa dengan pembuatan paspor orang dewasa. Hanya saja karena belum memiliki KTP, maka dokumen yang dipakai untuk mendaftarkan kepengurusan paspor adalah akte kelahiran , KTP orang tua dan Kartu Keluarga (KK).

Pastikan anak-anak Anda memakai ID atau tanda pengenal, lengkap dengan nama orang tua, nama hotel, nomor kontak, nomor paspor. Anak-anak yang lengah dari pengawasan orang tua biasanya ditemukan oleh keamanan Masjid.

Ketiga, melakukan vaksinasi dan menyiapkan obat-obatan pribadi

Sebelum berangkat ke Tanah Suci Mekah, pastikan anak Anda mendapatkan vaksinasi meningitis (tidak wajib untuk anak di bawah 2 tahun). Anak-anak yang tergabung dalam kelompok usia 2-15 tahun harus memiliki meningitis dan polio vaksinasi, sementara anak-anak di bawah dan di atas 3 bulan, perlu ‘A’ vaksin, dengan dua tembakan diambil di celah 3 bulan. Vaksin H1N1 juga diperlukan.

Bawalah obat-obatan khusus anak yang akan diperlukan saat terkena sakit ringan, seperti minyak angin, obat panas, obat batuk, thermometer, vitamin, suplemen, dan obat-obatan lain sesuai kebutuhan.

Sebaiknya, sebelum keberangkatan, konsultasikan juga kondisi kesehatan si kecil dengan dokter agar dapat diketahui apakah ia memerlukan obat-obatan khusus untuk mengantisipasi asma atau alergi.

Keempat, memilih penginapan yang dekat dengan masjid

Jarak penginapan yang dekat dengan masjid akan memudahkan bagi orang tua ataupun anak. Karena dengan begitu orang tua bisa lebih khusyu’ dalam melaksanakan ibadah dan anak pun tidak merasa lelah jika jaraknya dekat saat harus bolak-balik ke masjid untuk melaksanakan shalat fardhu.

Demikian tips umroh bersama anak, semoga bermanfaat!

Source: infohaji.co.id

WhatsApp chat