Articles

Biaya Administrasi Pengurusan Visa Umroh / Haji Naik Dua Kali Lipat

Info Biaya Administrasi Pengurusan Visa Umroh / Haji Naik Dua Kali Lipat yaitu menjadi 30 dolar AS per visa umrah – Asosiasi Penyelenggara Haji, Umroh dan In-Bound Indonesia (Asphurindo) menilai kenaikan visa perjalanan umrah menjadi polemik dan persoalan baru bagi perusahaan travel umrah dan haji Indonesia.

Pasalnya, kenaikan 30 dolar AS atau dua kali lipat biaya adimistrasi visa umrah tersebut, tentunya akan menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat Indonesia yang ingin beribadah ke tanah suci.

Kenaikan administrasi visa umrah tersebut mendapatkan tanggapan dari ketua umum Asosiasi Penyelenggara Haji, Umroh dan In-Bound Indonesia (Asphurindo) H. Syam Resfiadi saat dihubungi di Jakarta.

Menurut Syam, kenaikan dua kali lipat biaya administrasi visa umrah menjadi 30 dolar AS, tentunya akan menimbulkan polemik dan persoalan baru bagi umrah Indonesia.

“Bukan itu saja, kenaikan ini akan membuat kekhawatiran bagi jamaah masyarakat Indonesia yang ingin beribadah umrah ke tanah suci dengan biaya terjangkau. Sehingga hal itu juga membuat kekhawatiran akan harga paket umrahnya,” terang Syam.

Namun, lanjut Syam, apabila memang sudah menjadi aturan dan ketentuan yang sudah dibuat, tentunya semua perusahaan travel harus menyesuaikan diri dengan harga tersebut,” kata Syam yang juga owner perusahaan travel umrah dan haji PATUNA.

Sementara itu, Pengamat haji dan umrah Indonesia, Ade Marfuddin mengatakan jika memang sudah menjadi suatu aturan dan ketentuan yang berlaku, maka harus dilakukan oleh pemerintah dan asosiasi adalah negosiasi dengan kedutaan.”Aturan itukan bisa saja berubah, apalagi jamaah umrah Indonesia salah satu terbesar di dunia. Dinegosasikan saja dulu,” imbuhnya.

“Mungkin saja, pemerintah serta provider visa terkait dapat melakukan negosiasi harga agar biaya administrasi visa tidak dikenakan dengan nilai yang tinggi,” ungkapnya.

Jika memang terjadi peningkatan, kata Ade, maka seharusnya tidak ada kenaikan sebesar itu. Apalagi kalau dinilai mempengaruhi keuntungan bisnis travel, biaya ini bisa dibebankan kepada paket-paket umrah.”Berapa sebenarnya biayanya. Kan sekarang ada provider visa, provider itu
yang melakukan nego berapa biaya administrasinya,” kata Ade.

“Kalau kita melihat data yang ada, pada awal tahun 2000-an biaya pengurusan visa umrah gratis. Namun kemudian berbayar. Lalu pada tahun 2016 ada biaya tambahan pengurusan visa sampai 15 dolar AS. Dan kini pada tahun musim umrah pada tahun 2017-2018, disebutkan biaya tambahan visa naik dua lipat, menjadi 30 dolar AS per visa umrah. Jelas ini akan menjadi kekhawatiran, bukan saja pada perusahaan travel tapi juga pada masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Untuk diketahui, menurut informasi kenaikan administrasi visa umrah sebesar 30 dolar AS terjadi hanya di Indonesia.Karena dinegara-negara tetangga isu hal tersebut tidak ada.

“Namun jika benar ada, bagaimana juga harus dicari jalan keluarnya agar membuat tenang tanpa ada keresahan dan khawatiran jamaah umrah Indonesia,” tutup Syam.(SR)

Selain info tentaang Info Biaya Administrasi Pengurusan Visa Umroh / Haji Naik Dua Kali Lipat yaitu menjadi 30 dolar AS per visa umrah, ada juga Info tentang biaya progresif visa SR2000 yaitu biaya progresif visa sebesar SR2000 diberlakukan masa keberangkatan mulai 1438 H.

Biaya progresif visa sebesar SR2000 diberlakukan dengan memperhitungkan masa keberangkatan mulai 1438H, artinya jika ada jemaah umrah yg pernah berangkat pada tahun 1438H, maka akan dikenakan biaya progresif visa sebesar SR2000 pada keberangkatan pertama dan seterusnya di tahun 1439H. Kebijakan ini mulai diberlakukan 11 Oktober 2017/21 Muharram 1439H.

WhatsApp chat
Aghata Tours © 2019 All right reserved